Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan penyakit prioritas melalui kolaborasi dengan PT Bank Papua. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan, Bank Papua menyalurkan 411 paket bantuan kesehatan bagi pasien HIV/AIDS, malaria, dan tuberkulosis atau TBC. Bantuan tersebut diserahkan melalui Dinas Kesehatan Kota Jayapura dalam kegiatan di Kantor Wali Kota Jayapura pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura drg. Juliana Napitupulu, M.M.
Prosesi tersebut disaksikan Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., yang menyampaikan apresiasi atas dukungan perbankan daerah terhadap upaya peningkatan kesehatan warga. Bantuan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pasien yang sedang menjalani perawatan medis.
Kolaborasi untuk Penanganan Penyakit Prioritas
Sebagaimana disadur dari CenderawasihPos, Wali Kota Jayapura menilai penanganan HIV/AIDS, malaria, dan TBC membutuhkan keterlibatan banyak pihak, tidak hanya pemerintah dan fasilitas pelayanan kesehatan. Ketiga penyakit tersebut merupakan persoalan kesehatan yang memerlukan kesinambungan layanan, pendampingan pasien, serta dukungan sosial agar proses pengobatan dapat berlangsung secara teratur. Karena itu, kontribusi lembaga usaha dinilai penting untuk melengkapi intervensi yang dilakukan melalui program pemerintah.
Wali Kota menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bank Papua terhadap kondisi kesehatan masyarakat Kota Jayapura. Menurut dia, pendekatan gotong royong dapat memperluas dukungan bagi kelompok pasien yang membutuhkan bantuan selama menjalani perawatan. Penyaluran melalui Dinas Kesehatan juga memastikan bantuan ditempatkan dalam koordinasi perangkat daerah yang memiliki tugas menangani layanan dan program kesehatan masyarakat.
Dukungan CSR bagi Pasien dan Layanan Kesehatan
Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise menjelaskan, 411 paket kesehatan tersebut merupakan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Bantuan dirancang untuk mendukung pasien HIV/AIDS, malaria, dan TBC yang sedang memperoleh perawatan medis. Berdasarkan informasi yang disadur dari CenderawasihPos, penyaluran dilakukan melalui Dinas Kesehatan Kota Jayapura agar bantuan dapat diteruskan kepada sasaran sesuai kebutuhan penanganan penyakit prioritas.
Program ini menunjukkan peran strategis badan usaha milik daerah dalam mendukung agenda pembangunan kesehatan di Papua, khususnya pada tingkat kota. Selain membantu meringankan kebutuhan pasien, kemitraan semacam ini dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, sektor perbankan, dan penyelenggara layanan kesehatan.
Ke depan, kesinambungan dukungan, ketepatan sasaran, serta koordinasi dengan tenaga kesehatan menjadi faktor penting agar bantuan sosial tidak berhenti pada penyaluran, tetapi ikut menopang keberlanjutan pengobatan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Jayapura.


